Latepost : Review MPASI 7 Bulan

Untuk MPASI di bulan ini cukup banyak jenis makanan baru yang aku kenalin ke mas Langit. Alhamdulillah rata-rata hampir semua tidak menimbulkan tanda alergi. Untuk pencernaannya, aku bersyukur banget nggak sesulit bulan lalu. BAB sangat lancar, bisa dibilang hampir setiap hari dan tidak ada sembelit. Alhamdulillah. Untuk tepung gasol yang mana bulan lalu jadi biang keladi pup berdarahnya mas, bulan ini aku coba kasih nggak ada masalah lagi. Jadi di usia mas yang ke 7,5 bulan aku coba untuk mulai makan bubur saring dari beras langsung yaitu beras merah organik merk Mentariku  

Berikut jenis makanan yang aku berikan ke mas Langit di pengenalan MPASI usia 7 bulan  

Buah : Mangga (Harum Manis dan Gedong), Melon Hijau dan Jingga, Jeruk (Baby Java dan Medan)  

Sayur : Jagung, Buncis, Labu Siam, Wortel,Tomat, Sawi Hijau  

Umbi-umbian : Ubi Jalar Ungu, Japanese Sweet Potato  

Protein : Tahu, Tempe, Daging Ayam, Hati Ayam, Ceker Ayam  

Serealia : Beras Merah Organik  

Bumbu Dapur : Bawang Bombay, Bawang Putih, Seledri, Daun Bawang, Daun Salam, Jahe  

Tetep tidak ada acuan menu yang mana udah rapih aku susun. Pokoknya apa yang ada di pasar, higienis dan bermanfaat untuk gizi mas, langsung aku beli. Sengaja nggak beli yang serba organik, karena aku mau biasain mas Langit makan makanan yang nantinya bakal dia makan juga di rumah. Misal kayak sukini, toh aku juga nggak pernah makan dan nggak bakal masak sayur begitu di rumah, jadinya nggak aku beli, lagipula harganya mihil bok, gantinya mungkin bisa terong hehehe. Trus kayak kabocha, aku juga nggak pernah makan, jadi aku ganti ke labu kuning, toh sama saja dan mas nantinya juga bakal makan labu kuning yang udah dibikin kolak pas bulan puasa. Namun untuk nantinya makan pasta, salmon, keju, unsalted butter atau olive oil, bakal aku cobain, biar kalo diajakin maem kebarat-baratan perut mas Langit nggak kaget. Tapi nanti sabar pas usia 8 bulan  

Aku cukup surprise waktu tahu mas Langit doyan sayur. Bahkan cenderung puree sayur tunggal dia doyan. Mau buncis kek, wortel, labu siam. Jagung dia paling doyan. Untuk tahu dan daging ayam dia nggak suka. Mesti dicampur bahan lain baru dia mau. Aku juga bikinin kaldu sayur yang kandungannya ada wortel, daun bawang, seledri, bawang bombay dan bawang putih. Kaldu ini bikin bubur saringnya mas harum dan terasa gurih padahal nggak dikasih garam, gula apalagi penyedap. Bener-bener kaldu asli. Jadi aku bekuin di ice tray yang bertutup. Kalo mau pake tinggal ambil 2-3 kubus. Sangat praktis. Oh ya untuk metode frozen food yang pernah aku tulis di review MPASI bulan lalu, aku nggak jadi ambil metode itu. Lebih prefer masak fresh hari itu juga. Toh aku bukan working mom, in shaa Allah bisa lah telaten masakin mas setiap harinya. Khusus kaldu, tentu saja aku bekuin biar praktis dipake sesuai kebutuhan  

Untuk bikin bubur aku nggak pake slowcooker. Cukup pake panci stainless kecil, beras merah segenggam, air minum matang dan bersih hampir penuh sepanci, udah deh rebus sampe jadi bubur. Butuh waktu sekitar 1 jam sampe jadi bubur. Abis itu tambahin kaldu, sayur dan protein yang dibutuhkan, aduk sebentar, jadi deh. Tinggal saring pake saringan kawat. Hasilnya sama saja seperti memakai slowcooker lalu diblender. Memang membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih banyak, tapi why not, sekali lagi toh aku bukan working mom, aku punya banyak waktu untuk ngelakuin hal itu semua seharian di rumah hehehe  

Jadwal makan mas di usia ini aku naikin jadi 3x sehari. Makan besar (karbo) di pagi dan siang hari, sore waktunya buah saja. Pagi tetep ada buah sih, tapi dicampur karbo yang bukan nasi, misal ubi, labu, oatmeal atau kentang. Oh ya sama kentang mas Langit masih musuhan haha, entah kenapa koq muka dia aneh tiap dimakanin kentang. Emaknya jadi bingung mesti diakalin gimana lagi ya?!. Untuk tekstur makanan, masih aku saring, karena gigi mas Langit belum tumbuh sempurna. Udah ada sih gigi yang nongol kecil di bagian bawah, ada dua bahkan, tapi aku masih ragu untuk naik tekstur di usia ini. Nantilah bakal aku coba bulan depan plus mau kenalin biskuit bayi. Tentunya yang no gulgar yaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s