Aside

Paris (dalam impian)

Dibanding Amerika -walopun tetap jadi benua yang pengen dikunjungin-, aku lebih suka Eropa. Ibaratnya Eropa itu puncak dari segala puncaknya (halah) perjalananku keliling dunia (nanti). Menurutku, ini pendapatku lho, karena kan belum nyampe kesono, Eropa itu benua eksotis. Baru liat-liat foto aja udah jatuh cinta dan membulatkan tekad bahwa aku harus bisa menjejakkan kaki disana. Suatu hari nanti….

Eropa itu kan luas ya, terbagi-bagi wilayahnya. Menurut data yang aku dapet dari Google, ada Eropa Barat, Eropa Tengah, Eropa Selatan, Eropa Timur dan Eropa Utara. Kesemuanya terlihat menarik dan (kalo ada duit) pengen kelilingin semuanya. Lebay ya. Ya emang, abis gimana, udah terlanjur jatuh cinta

Beberapa negara di Eropa yang ingin aku kunjungi itu Belgia, Inggris, Perancis, Swiss, Italia dan Yunani. Cuma dikit, nggak semuanya, tapi kalo bener-bener dijabanin bakalan keluar banyak dana juga kan. Tiket pesawat yang hmmm bikin mata melotot dan dompet melorot, belum lagi baca-baca di forum katanya ngurus visa schengen itu susah bener dan beragam halangan lainnya. Bikin aku jadi mikir, apa bisa aku nyampe sana ???

Oke, mari lanjutkan bermimpi dulu, duit urusan entar…..

Dari kesemua negara yang aku inginkan diatas tadi, ada satu tempat yang bener-bener jadi impianku sejak lama. Kota Paris di Perancis

Perancis adalah negara terpadat ke 19 di dunia dengan kota-kota besarnya yaitu Paris, Marseille, Lyon, Lille, Toulouse, Nice, dan Nantes. Paris yang menjadi tujuan utamaku bermimpi kali ini. Bukan tanpa alasan, menurutku, Paris adalah kota yang romantis. Membayangkan bisa duduk-duduk sore hari di cafe tepi jalan, diantara penduduk Paris yang berlalu lalang sambil sibuk berbicara dalam bahasa Perancis, yang menurutku bahasa mereka sangat unik dan malemnya nikmatin pemandangan di sekitar menara Eiffel. Baru nulis begini aja udah seneng banget, gimana kalo bisa kesampean kesana ya ?!

Mungkin ada yang bilang kalo Eiffel itu biasa aja. Paling tidak, mereka yang ngomong itu kan udah pernah kesana. Tapi buatku, udah bisa nyampe sana itu udah bersyukur banget. Menikmati kota yang jelas beda sama kota yang kita tempatin sehari-hari. Kalopun ternyata pas udah nyampe Eiffel, perasaanku sama seperti mereka yang bilang Eiffel biasa aja, yasud yang pasti udah nyampe Eropa gitu loh

Sampe kapanpun Eropa khususnya Paris, bakal jadi kota impian yang nggak bakal cuma jadi impian saja, suatu saat harus diwujudkan. Walopun mata uangnya pake euro yang (naudzubillah…) gede banget kalo diitung pake rupiah, aku optimis Paris bakal di depan mata. 10 tahun bahkan 20 tahun ke depan, harus bisa ngasih jejak langkah disana. Amiinnnn *yang kenceng*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s