My Handmade Wedding Invitation

Sok-sok pake judul bahasa inggeris😀

Pasti pada bertanya-tanya (emang siapa yang nanya ?) kenapa koq sempet-sempetnya bikin undangan sendiri ? Emangnya tangan nggak pegel ? Emangnya masih cukup waktu ? Eh kamu ngundang berapa orang ? Hihihihi. Jadi gini, jujur tadinya nggak pede banget buat desain apalagi nyetak undangan sendiri. Takutnya entar yang nerima undangan ngerasa aneh sama bentuknya, nggak rapi guntingan kertas dan ya beda jauh lah sama undangan hard cover trus nyetak di percetakan

Cumaaaannn, karena aku udah keliling-keliling nyari jasa cetak undangan itu rata-rata minimal 100 lembar. Harganya sih murah ya, ada yang mulai IDR 1.500 sampe tak terhingga (50 jeti per lembar ada nggak ya ?). Ada dua tempat cetak undangan yang udah aku datangi dan ini buat referensi temen-temen di Batam yang mau nikah :

1. Magenta Grafika ===> DC Mal lantai 1, tepatnya di depan area ATM. Di sebelahnya ada juga penjual aneka souvenir dan perlengkapan pesta kayak kotak seserahan, bunga telur dll, tapi aku pernah mau beli kotak angpao di sana nggak ada jual😦 . Undangan di Magenta ini mulai dari IDR 1.500 sampe 6.000. Desainnya cakep-cakep koq, asal pinter milih dari katalognya. Bisa dipesan dan dicetak hari itu juga. Undangan sudah termasuk plastik

2. Top 100 Jodoh, tepatnya di lantai 1 dekat sama eskalator naik. Nama percetakannya nggak tau. Pokoknya dia itu juga jualan buku-buku doa, al-qur’an, alat kompang dll. Harga mulai dari IDR 1.500 sampe nggak tau (karena aku nggak nanya). Undangan yang IDR 1.500-an, terkesan simple banget. Cuma dicetak di kertas warna doang, terlalu amat sangat minimalis. Dan ya sama dengan Magenta, minimal cetak 100 lembar sudah termasuk plastik dan nyetaknya bisa 2 hari sampai seminggu

Oke, udah desperate banget sampe akhir bulan Maret, aku masih belum juga dapet bayangan kira-kira undangan mesti nyetak ato bikin sendiri. Udah bikin beberapa dummy, tapi koq ya belum sreg juga. Trus iseng browsing nemu Dot Productions. Lokasi di Batang, Jawa Tengah. Berarti online shop kan. Nah, dia bisa tuh nerima jasa cetak berapapun yang kita mau, tergantung desain dan modelnya. Aku udah nanya-nanya lewat FB dan sms, tapi mikir-mikir juga, kalo misalkan ada salah penulisan nama atau kata kan ribet urusannya. Bukannya ngirit tapi malah rugi, karena kalo salah ya mesti cetak ulang. Harga undangan di sini mulai dari IDR 1.500. Bagus-bagus lho modelnya. Aku aja mupeng beberapa undangan di sana

Akhirnya nekat beli kertas undangan polos berwarna di toko buku “Edukits”, Batam Centre. Dianterin sama Ayah, kita nanya sama penjaga tokonya, dibawa ke bagian kertas-kertas. Wuih ternyata mereka punya lengkap macem-macemnya kertas. Ada kertas concorde, linen sampe kertas apa namanya nggak tau yang wangi banget kalo dicium, kayak disirem parfum😆 . Trus aku milih kertas yang nggak terlalu keras tapi juga nggak terlalu lembek. Pas lah buat dicetak sama dilipat-lipat gitu. Akhirnya milih kertas Flamingo warna ungu muda. Kenapa ungu muda ? Karena nggak ada warna pink😀 . Pilihannya cuma tinggal warna kuning gading sama ijo pupus. Aku kurang suka dua warna itu, lagian nggak sesuai tema. Hari Sabtunya aku belanja pita sama Mama di toko buku “Ballyson”, Jodoh. Beli sekitar 2 roll sama plastik bungkus undangan 2 pak isi @50 lembar

Kebetulan undanganku juga aku bagi-bagi, ada yang cuman diundang akad, cuman diundang resepsi sama diundang di acara keduanya. Total setelah itung-itung sekitar 65 lembar undangan dengan isi undangan yang berbeda. Nah, kalo di percetakan kan nggak bisa kayak gitu. Semua disamain. Lanjut, aku buat desainnya lewat Microsoft Word. Ngotak-ngatik sampe kepala pusing, trus bolak-balik nyetakin sampe nemu ukuran yang tepat. Voila ! Dapetlah sebuah undangan lipat 2 dengan background kertas warna ungu muda dan tulisan warna coklat tua, lengkap ada hiasan pita warna gold di bagian depan. Tinggal dimasukkin ke plastik dan ditempelin label nama undangan by Tom & Jerry (favorit !). Untuk gambar hasil undangan yang aku buat, menyusul yaaa

Berikut total biaya dari membuat undangan sendiri :

– Kertas Flamingo ukuran F4 (legal) @IDR 12.000/bungkus isi 20 lembar ===> 4 bungkus = IDR 48.000

– Amplop plastik ukuran 125 x 210 mm @IDR 7.000/bungkus isi 50 lembar ===> 2 bungkus = IDR 14.000

– Pita warna gold 1 bunderan @IDR 33.000 ===> 2 bunderan = IDR 66.000

– Label Tom & Jerry nomor 103 @IDR 5.000/bungkus isi 10 lembar, dalam selembarnya ada 12 label, jadi total bisa buat 120 label nama ===> 1 bungkus = IDR 5.000

– Double tip ukuran medium @IDR 3.000/bunderan ===> 2 bunderan = IDR 6.000

– Cetak di printer biasa bolak-balik dan warna @IDR 2.000/lembar ===> 80 lembar (65 lembar bener, sisanya itu salah cetak) = IDR 160.000

Kalo ditotal kira-kira abis IDR 299.000 (nanggung kurang seribu lagi) dan sekitar IDR 4.600 untuk 65 lembar undangan yang tidak salah cetak. Jatohnya mahal sih ya, belum lagi capeknya. Tapi ada kepuasan tersendiri, bisa merangkai kata-kata sesuka kita di undangan itu. Seru deh pokoknya. Mudah-mudahan bisa jadi inspirasi buat kalian yang memang bikin acara nikahnya kecil-kecilan dan hanya mengundang < 150 orang

2 thoughts on “My Handmade Wedding Invitation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s