Setelah Merit….

….rencananya sih nggak mau lanjut kerja lagi. Sesuai dengan titahnya si Ayah. Sebenernya dalam waktu dekat ini  mau ngajuin resign (buka kartu), tapi kadang dilema juga. Terutama dalam hal finansial, tentu saja. Bayangan cicilan KPR 2 rumah (rumahku dan rumah Ayah), belum lagi persiapan kalo habis merit langsung ‘isi’, biaya persalinan, isi rumah de el el. Ngebayangin kasian banget Ayah mesti banting tulang menuhin urusan finansial rumah tangga sendirian. Tapi karena Ayah sendiri yang minta kalo nantinya aku jadi full wife and mom, aku juga nggak bisa interupsi. Sebenernya sih dari hati kecil udah capek kerja, sejak lulus sekolah tahun 2005, di kala remaja (ceileh..) seusiaku pada lanjut kuliah, aku mesti kerja. Maklum, karena aku anak pertama dan kondisi ekonomi keluarga saat itu belum stabil, aku harus membantu meringankan ekonomi keluarga. Apalagi hidup di Batam, apa-apa mahal, apa-apa harga naik nggak jelas tujuannya. Dan sampai saat ini aku belum lanjut kuliah, biarlah kalaupun ada dananya sekarang, lebih baik aku simpan untuk investasi pendidikan anak-anakku kelak, biar jenjang pendidikan mereka lebih baik dari ibunya. Sampai tahun ini pun (2012) aku masih bekerja. Lumayan juga 7 tahun berturut-turut, tanpa jeda, di dua hotel berbeda. Jadi pas resign dari hotel lama, langsung move ke kerjaan di hotel baru tanpa adanya cuti, cuman libur 3 hari doang. Kebayang kan, jenuhnya itu lho. Yang awalnya kerja bergantung pada shift, eh kerjaan baru sekarang ini yang hampir 4 tahun aku jalanin, masuk kerjanya general shift (jam 9 ke 5 sore). Dan begitu terus berjalan setiap harinya🙄

Jadi, kalaupun nantinya istirahat sejenak setelah menikah, boleh dipertimbangkan juga. Walaupun tetep ‘nyesek’ juga kalo mesti ngeliat saldo rekening lewat e-banking, nggak ada payroll yang masuk lagi. Hehehehe. Namun, aku juga ada pertimbangan kalo misalkan setelah merit, aku belum ‘isi’ dan merasa jenuh di rumah, kayaknya kerja lagi lebih baek deh. Lumayan gajinya bisa ditabung, eh kalo nggak ditabung kan bisa buat shopping😆. Apalagi setelah merit, aku dan Ayah rencana mau pindah ke luar kota alias pindah dari Batam ke kota lain. Kemanakah ??? Hmmm masih tentative, sudah ada kandidatnya sih, tapi bisa saja berubah dalam waktu dekat ini. Itu juga alasannya kalo nanti aku kepengen kerja lagi. Boring bo’ sendirian di kota baru, belum punya temen baru, lingkungan baru, apa-apa baru. Kan kalo kerja, bisa dapet kenalan, jadi kalo jalan ke mal nggak sendirian. Maklum, kondisi istri pelaut kan nantinya begitu. Ditinggal-tinggal melulu. Duh, semoga aku bisa kuat ya jalanin hari-hari sendirian sementara jadwal Ayah kerja di kapal kontraknya (sementara ini) 6 bulan kerja😥

Semoga semuanya bisa dilewati dengan mudah. Dan semoga setelah merit, aku bisa langsung hamil, jadi nantinya aku punya temen deh di rumah😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s