Pesimis

Boleh nggak sih kalo kita pesimis ?? Sekali-kali boleh dong ya. Abisannya gimana, lagi galau plus plus. Bukan pijet aja yang plus plus. Tapi galau juga. Ibaratnya udah galau tertimpa kegalauan yang laen. Bukan sama si Ayah, tapi ehm nggak bisa dijabarkan di sini. Pokoknya edisi menggalau deh. Kalo giliran ditanya pesimis sama apa seeeehhhh ? Jawabnya sama semuanya

Ngerti kan, gimana rasanya saat kita sudah percaya sama satu orang, tapi ternyata orang itu mengecewakan kita. Aslik, mengecewakan SEKALI. Sampe ditulis gede gitu, berarti tau dong kadar kekecewaan aku sekarang. Berharap semuanya baik-baik saja, sesuai normalnya orang idup lah, tapi nyatanya ?!. Kayaknya nggak bakal pernah bisa balik seperti semula lagi. Ibarat (lagi-lagi pake istilah ibarat…) vas bunga yang udah retak, trus dilem pake lem U*U, tetep keliatan kan retakannya. Aku nggak menyimpan dendam sama sekali. Tapi sungguh berterimakasih sama orang itu, atas semua kejujuran yang dia ungkapin ke aku kemarin. Bener-bener membuka mata dan pikiranku, kalo dia bukan satu-satunya orang yang pada akhirnya tidak aku percayai lagi. Yah, sudah terlalu banyak orang yang hilir mudik nyakitin aku, kecewain aku. Aku pasrah dan serahin semua ke Allah SWT. Karena biarpun seluruh manusia di dunia ini membenciku, selama Allah tidak, aku masih bisa survive untuk hidup. Sekarang ini gimana caranya menata hatiku lagi setelah semuanya terjadi begitu cepat, setelah hati ini kecewa sekecewa-kecewanya. Ternyata niat aku untuk pindah ke kota lain terjawab sudah. Tadinya aku masih bimbang. Namun setelah kejadian itu, makin bulet niat dan tekad aku untuk pindah sesegera mungkin

Okey, cukup sudah edisi menggalau siang ini. Fokus sama tujuan awal, yang lalu biarlah berlalu

Btw, Februari ini koq sepi amat ya ?? Maksudnya di hotel tempatku kerja, sepi banget. Capek juga sih, tiap pagi jam 8 berangkat kerja, balik jam 5 sore, tapi selama di kerjaan nggak tau mau ngapain. Mana pak bos cuti pula sebulan. Dan aku masih males untuk memulai bikin laporan bulanan. Siang ini juga hotel masih sepi, padahal weekend. Nggak tau pada kemana tuh tamu. Duh, kapan ya semua ini berakhir ?? Kebetean dan kegalauan enyahlah dariku hus..hus..hus..😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s